Banyak Air Galon Palsu Merajalela, Kita Patut Waspada



Dear mami onlineku,


Masih ingat ga dulu pas ada acara sahur sering banget ada lagu yang kerap dinyanyikan dan liriknya kurang lebih seperti ini;

“Tutupen botolmu, tutupen oplosanmu

Emanen nyawamu, ojo mbok terus teruske

Mergane ora ono gunane”

Nah lirik tersebut adalah sepenggal dari lagu Oplosan dari Wiwik Sagita. Lah apa hubungannya aku nulis artikel ini sama lagu Oplosan? Ada dong! Karena aku akan membahas tentang air galon oplosan alias air galon palsu yang sekarang sedang viral dan banyak ditemukan di pasaran. Lanjut dibaca yaa artikelnya mami onlineku…


Penggunaan media sosial di zaman serba digital ini memungkinkan kita untuk mengakses banyak hal mulai dari hal negatif sampai hal positif. Mulai dari tidak terkenal hingga menjadi viral, banyak hal yang bisa kita dapatkan dengan kemudahan teknologi yang ada di genggaman kita saat ini. 


Aku pun selalu bilang ke suamiku “Apapun bisa kamu temukan di Google, Instagram, Tiktok, Twitter, Facebook, dan Youtube”. Back to the topic, ternyata viralnya galon palsu ini dipicu dari viralnya video yang memperlihatkan seorang laki – laki membuka segel galon salah satu air minum kemasan ternama di Indonesia pada Sabtu 23 Juli 2022. Video tersebut memperlihatkan ia bisa menukar galon palsu dengan galon asli yang bersegel brand air kemasan tersebut dengan sangat mudah.


Video yang dikutip dari @makassar_iinfo ini berjudul “waspada galon palsu beredar di tengah masyarakat, begini modus pelaku”. Beredarnya video tersebut pun menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, jika kita tidak jeli, konsumen bisa saja membeli galon palsu yang sudah disulap sedemikian rupa layaknya galon asli. Kemudian berita tersebut digoreng dengan cuitan twitter dari salah satu chef ternama di Indonesia yaitu Chef Devina Hermawan yang menanggapi berita viralnya galon palsu. Makin viral deh berita galon palsu ini…


See! Dari sebuah video yang mungkin si pembuat videonya hanya “iseng” waktu bikin videonya, malah bisa menjadi awareness untuk kita semua agar berhati hati dengan air galon yang kita minum. Thanks to netizen 62!


Lebih mencengangkan lagi, pemalsuan air galon kemasan bukan baru terjadi saat ini saja tapi sudah terjadi sejak tahun 2011 di daerah Bantul, 2016, Tangerang Selatan 2017, Pandeglang 2018, Magetan 2020 dan Cilegon 2022. Untuk di Cilegon sendiri, pada Sabtu 16 Juli 2022, polisi berhasil melakukan penggerebekan dan menangkap 5 orang para pengoplos galon palsu. Modusnya adalah dengan mengganti tutup galonnya menjadi tutup galon air galon merek ternama yang sudah di beli dengan harga 5000 per satuannya.



Bahaya minum air galon palsu

Air itu sumber kehidupan. Apabila air yang kita minum saja sudah dioplos, kita tidak tahu kebersihan dan kemurnian yang digunakan di air galon palsu, pasti akan ada efek kesehatan yang terganggu. Apalagi aku punya anak kecil dan bayi, pasti akan rentan dengan penyakit seperti diare dan muntaber. Air galon palsu yang digunakan bisa saja mengandung banyak kuman dan bakteri penyakit. 


Galon palsu terjadi pada galon dengan merk yang sudah lama di Indonesia dan banyak digunakan masyarakat Indonesia dalam kasus ini yang dipalsukan adalah isi airnya bukan tutupnya. Tutup dan galon asli sedangkan isi airnya yang palsu. Konsumen sulit membedakan galon asli dan palsu yang beredar, karena secara kasat mata semua terlihat asli, masih dalam kondisi baik dan tidak rusak, justru isi airnya yang dioplos.


Salah satu cara agar terhindar dari bahaya galon palsu yaitu dengan memilih galon yang memiliki segel khusus pada bagian tutupnya. Adanya segel khusu tentu akan menyulitkan oknum yang berniat melakukan pemalsuan. Sehingga kemungkinan produk untuk dipalsukan menjadi kecil. Pastikan juga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan selalu mencicipi terlebih dahulu air galon yang akan digunakan. Jika terdapat rasa, warna atau bau yang tidak wajar dari air galon yang dibeli, jangan dikonsumsi lagi.


Air galon asli yang layak dikonsumsi

Menurut dokter Yeni Wulandari, air mineral yang diperjualbelikan harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Air mineral yang layak minum harus lulus berbagai macam tahapan yaitu penyaringan, desinfeksi, dan pembersihan kemasan (galon). Jika ada salah satu tahap yang terlewat, air tersebut bisa jadi tidak bisa diminum. Air minum yang aman dan sehat harus memenuhi tiga syarat. Pertama, air minumnya tidak berwarna. Kedua, tidak berbau. Ketiga, tidak berasa.


Panduan kepada konsumen dalam membeli air galon agar terhindar dari galon palsu

  1. Secara fisik, air galon palsu berwarna agak keruh. Sebaiknya konsumen mengocok air terlebih dahulu. Jika warna air berubah setelah dikocok, misalnya terlihat lebih keruh, maka sebaiknya tidak perlu diminum

  2. Bau air galon asli dan air galon palsu juga berbeda. Air galon asli tidak berbau, sedangkan air galon palsu yang terkontaminasi akan menimbulkan bau tidak biasa

  3. Air galon palsu rasanya lebih kesat. Di langit-langit mulut akan terasa ada seperti partikel debu debu yang menempel

  4. Konsumen perlu lebih teliti untuk mengecek tanggal kadaluwarsa dan izin produksi pada kemasan air galon. 

  5. Jangan terjebak dengan merek dagang besar dan pastikan tutup galon tidak bocor


Layaknya lirik lagu Oplosan, dear oknum oknum jahat, ga ada gunanya kamu mengoplos air galon. Jangan diterusin lagi yaaa ulah ngoplos air galonnya. Dan untuk kita sebagai konsumen air galon, yuk lebih aware dengan air galon yang kita beli. Kesehatan keluarga yang jadi taruhannya. 


See you on my next article 



0 Komentar